Tuesday, December 3, 2013

Infrastruktur Penting Dalam Pembangunan Sistem Manajemen Informasi di Rumah Sakit

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa rumah sakit adalah suatu sistem besar baik secara fisik maupun lojik. Sistem rumah sakit merupakan gabungan dari beberapa sub sistem yang saling mempengaruhi. Karenanya diperlukan persiapan infrastruktur yang memadai guna mendukung pengembangan sistem manajemen informasi di rumah sakit.
Secara garis besar infrastruktur tadi dapat dipisahkan ke dalam dua kategori yaitu hardware dan software. Hardware yang harus ada tentunya adalah server sebagai pusat layanan komputasi dan pengolahan data, komputer client yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan, dan perangkat jaringan lokal yang biasanya terdiri dari switch/ hub/ access point dan kabel UTP. Untuk software yang harus disediakan adalah OS untuk server, DBMS yang dipasang di server, serta application development tool yang digunakan untuk membuat program aplikasi sesuai yang diharapkan.
Untuk hardware biasanya tidak mempermasalahkan tentang lisensi, berbeda dengan software yang tentunya harus memperhatikan masalah lisensi. Misalnya untuk OS yang akan dipasang di server maupun komputer client, apakah akan menggunakan OS berlisensi semacam Microsoft-based atau menggunakan open source semacam Linux. Ada banyak pertimbangan dalam pemilihan di atas tergantung kondisi masing-masing rumah sakit. Demikian juga sotware pendukung lainnya misal untuk DBMS, apakah akan menggunakan Oracle atau MS Sqlserver atau menggunakan MySql dan sejenisnya.
Setelah infrastruktur sudah tersedia kemudian langkah selanjutnya adalah mengaplikasikan analisa dan rancangan sistem yang sudah disusun. Mungkin sebaiknya dibuat sebuah prototype software aplikasi yang dapat diujicobakan kepada user di dalam rumah sakit tersebut. Biarlah waktu yang akan merekam keberhasilan atau pun kegagalan pengembangan sistem.

0 comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.

Search This Blog